Cara Menghitung Return Saham Tahunan dengan Santai dan Unik

Posted on

Hai, Salam para pembaca Haruun! Di artikel kali ini, kita akan membahas tentang cara menghitung return saham tahunan dengan cara yang santai dan unik. Bagi kamu yang ingin berinvestasi di saham, penting untuk mengetahui cara menghitung return saham tahunan agar bisa mengetahui kinerja investasi kamu. Yuk, kita simak artikel ini sampai selesai!

Apa itu Return Saham Tahunan?

Sebelum memulai perhitungan, penting untuk kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu return saham tahunan. Return saham tahunan merupakan persentase keuntungan atau kerugian yang didapat dari investasi saham dalam satu tahun. Return saham tahunan dapat digunakan untuk mengukur kinerja investasi kamu dalam jangka waktu tertentu.

Cara Menghitung Return Saham Tahunan

  1. Tentukan periode investasi
  2. Periode investasi bisa satu tahun atau lebih. Misalnya, kamu membeli saham pada 1 Januari 2021 dan menjualnya pada 31 Desember 2021, maka periode investasi kamu adalah satu tahun.

  3. Hitung total keuntungan atau kerugian
  4. Hitung selisih antara harga jual dan harga beli saham kamu. Jika harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka kamu mendapat keuntungan. Sebaliknya, jika harga jual lebih rendah dari harga beli, maka kamu mengalami kerugian.

  5. Hitung return saham
  6. Hitung return saham dengan rumus:

    Return Saham = (Total Keuntungan ÷ Harga Beli) x 100%

  7. Hitung return saham tahunan
  8. Hitung return saham tahunan dengan rumus:

    Return Saham Tahunan = ((1 + Return Saham)1/n – 1) x 100%

    n adalah jumlah tahun investasi kamu. Jika kamu berinvestasi selama satu tahun, maka n = 1.

Contoh Perhitungan Return Saham Tahunan

Supaya lebih mudah dipahami, mari kita lihat contoh perhitungan return saham tahunan.

Tanggal Harga Beli Harga Jual Total Keuntungan
1 Januari 2021 Rp 10.000 Rp 12.000 Rp 2.000
1 Juli 2021 Rp 12.000 Rp 14.000 Rp 2.000
31 Desember 2021 Rp 14.000 Rp 16.000 Rp 2.000
  1. Tentukan periode investasi
  2. Periode investasi dari 1 Januari 2021 hingga 31 Desember 2021.

  3. Hitung total keuntungan atau kerugian
  4. Total keuntungan = Rp 2.000 + Rp 2.000 + Rp 2.000 = Rp 6.000

  5. Hitung return saham
  6. Return Saham = (Rp 6.000 ÷ Rp 10.000) x 100% = 60%

  7. Hitung return saham tahunan
  8. Return Saham Tahunan = ((1 + 0,6)1/1 – 1) x 100% = 60%

FAQ Mengenai Return Saham Tahunan

  1. Apakah return saham tahunan selalu positif?
  2. Tidak selalu. Return saham tahunan bisa positif atau negatif, tergantung pada kinerja saham di pasar.

  3. Apakah return saham tahunan bisa melebihi 100%?
  4. Ya, bisa. Return saham tahunan bisa melebihi 100% jika saham yang diinvestasikan mengalami kenaikan harga yang signifikan dalam satu tahun.

  5. Bagaimana jika saya tidak menjual saham dalam satu tahun?
  6. Return saham tahunan hanya bisa dihitung jika kamu menjual saham dalam satu tahun. Jika kamu tidak menjual saham, maka kamu tidak bisa menghitung return saham tahunan.

  7. Apakah return saham tahunan bisa digunakan sebagai patokan untuk memilih saham?
  8. Ya, return saham tahunan bisa digunakan sebagai patokan untuk memilih saham. Semakin tinggi return saham tahunan, semakin baik kinerja saham tersebut di pasar.

Kesimpulan

Dari artikel ini, kamu sudah mengetahui cara menghitung return saham tahunan dengan santai dan unik. Ingat, return saham tahunan merupakan salah satu indikator kinerja investasi kamu dalam jangka waktu tertentu. Semakin tinggi return saham tahunan, semakin baik kinerja investasi kamu.

Terimakasih telah mengikuti info terbaru dari Haruun.my.id dan sampai jumpa kembali di artikel atau info menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *